Tantangan Memenuhi Kebutuhan Air untuk Irigasi dengan Sistem Pompa Air Tenaga Surya

banner

Selama ini teknik pengairan dengan menggunakan pompa, rata-rata menggunakan pompa genset dengan bahan bakar bensin atau solar.

20120727pompa-irigasi-w-tn
Contoh Pengairan Sawah dengan Pompa Diesel (Sumber : Google)

Pemanfaatan air tanah dangkal dari sumur-sumur yang diangkat dengan menggunakan pompa yang digerakkan oleh energi listrik maupun generator, akan memerlukan biaya operasional (listrik atau bahan bakar) yang tinggi sehingga keberlanjutan (sustainability) usaha pompa dalam pendayagunaan air tanah tidak dapat dipertahankan.

Teknologi pemanfaatan energi sinar matahari, sedikit banyak dapat mengantisipasi kendala tersebut. Kita mengetahui bahwa di wilayah tropis, sinar matahari sangat melimpah sepanjang tahun.

Pertanyaan yang sering muncul adalah :

  • SEBERAPA BESAR KEMAMPUAN POMPA TENAGA MATAHARI BISA MEMENUHI KEBUTUHAN AIR LAHAT SAWAH….?
  • BERAPA HEKTAR LAHAN YANG BISA DI-COVER OLEH POMPA TENAGA MATAHARI…?
  • BERAPA BESAR NILAI INVESTASI UNTUK MEMBANGUN SUATU SISTEM INSTALASI POMPA AIR TENAGA MATAHARI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR LAHAN PESAWAHAN…?

cover

Kendala utama Sistem Irigasi Pompa adalah sumber air, di beberapa daerah banyak lahan pesawahan berada pada dataran tinggi dengan beda elevasi terhadap sumber air cukup tinggi.
Misalnya sumber air berupa sungai yang berada di sebelah bawah lahan pesawahan, perbedaan elevasi biasanya berkisar antara 5 meter s.d. 100 meter.

Kebutuhan air untuk irigasi pesawahan adalah sangat besar, standar kebutuhan air untuk proses penanaman tanaman padi sekitar 1,157 liter/detik untuk setiap 1 hektar sawah.
Dari angka tersebut dapat kita hitung bahwa kebutuhan total air rata-rata selama proses penanaman tanaman padi adalah sbb : 1,157 x 60 detik x 60 menit x 24 jam = 99.965 Liter/hari/hektar = 99,97 m3/hari/hektar

Ini kita baru bicara 1 hektar sawah lho..
Bagaimana kalau lahan sawah tersebut ada 10 hektar atau 100…?

Sudah pasti kita memerlukan pompa dengan kapasitas yang sangat besar

Saat ini Lorentz sebagai produsen pompa air tenaga matahari sudah merilis produk pompa yang memilik kemampuan mempompa air (debit) dalam jumlah besar dengan kemampuan mendorong (head) ke elevasi tinggi

Tipe pompa yang baru dirilis ini adalah tipe PS40k2 atau bahkan apabila memerlukan pompa dengan kapasitas lebih besar lagi, bisa memilih tipe pompa PSk2-100

Varian-nya adalah sbb :

This slideshow requires JavaScript.

 

 

Kesimpulannya adalah :

  • Untuk memenuhi kebutuhan air pada sistem irigasi dengan pompa air tenaga surya bukanlah hal yang mustahil
  • Nilai investasi untuk membangun instalasi pompa air tenaga surya masih dianggap tinggi
  • Dibandingkan dengan biaya investasi dan operasional penggunaan pompa diesel, BEP (break event point) rata-rata dicapai pada tahun ke 3
  • Dengan umur pakai pompa yang mencapai 8 tahun, maka instalasi pompa ini dimasa mendatang akan menjadi alternatif yang paling menjanjikan

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan hubungi kami

14 thoughts on “Tantangan Memenuhi Kebutuhan Air untuk Irigasi dengan Sistem Pompa Air Tenaga Surya”

  1. Selamat sore, mohon info total biaya untuk pembuatan pompa air tenaga surya buat irigasi sawah, sumber air dari sungai (ketinggian kl 10 meter) di kecamatan lappa riaja kab. bone, sulsel. tks

    1. Mohon diinfokan berapa luas sawah yang akan di airi?
      Sebagai informasi awal bahwa, perhitungan kebutuhan air untuk 1 hektar sawah memerlukan 70~100 m3 per hari
      Apabila ada hal yang akan ditanyakan, silahkan hubungi kami di 0812 8020 9579. Thanks

  2. assalamualaikum,mohon infonya total biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan pompa tenaga surya untuk irigasi sawah dengan luas 120 hektar dengan sumber air dari sungai dengan ketinggian 10-30 meter,kami dari kelompok tani di kab.cirebon.

  3. Kami merencanakan buka lahan pertanian (padi) seluas 5 hektar. Kedalaman sumber air bor 15 meter.
    Tolong info Tipe pompa yang sesuai dg kebutuhan dan berapa anggaran biaya sampai pompa dan solar cell terpasang.
    Lokasi Lhokseumawe – Aceh.
    Tks

  4. saya sedang merencananak sistem penyiraman taman kota , dengan data sbb :
    a. Luas Area (taman+danau) = 10.000 m2
    b. Luas taman (u/ penyiraman) = 4.000 m2
    c. Kebutuhan air penyiraman = 8.000 liter (4.000 m2 x 2 L/m2)
    d. Sumber air = Danau (kedalaman = 3 m)
    e. Penyiraman dengan quick coupling valve (selang manual), terdapat 16 titik yang tersebar di area taman.

    Pertanyaan saya :
    1. Jenis dan spesifikasi pompa yang dapat saya gunakan dalam proses tersebut ?

    mohon untuk diinfokan ke email : veronica_i@yahoo.com
    terima kasih.

  5. menarik untuk daerah yang belum ada listriknya, untuk peletakan pompa berarti harus di bor dulu baru dipasang pipa untuk memasukkan pompa nya baik yang submersibble ataupun type surface?

    1. Untuk sumber air bisa berupa sumur bor, sumu gali, danau, atau sungai
      Untuk tipe submersible posisi pompa harus terendah (tercelup). kalau tipe surface, pompa ditempatkan di permukaan dengan maksimal selisih elevasi maksimal 3 meter dari permukaan air

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s